Telur Omega 3

Dini Hardini 

BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Jawa Timur Jl. Raya Karangploso Km.4, Malang.

 

TelurTelurMaraknya berbagai macam penyakit saat ini tidak terlepas dari pola konsumsi masyarakat Indonesia. Berbagai produk awetan, zat aditif makanan yang berlebihan, kebiasaan merokok serta kurangnya olahraga memperburuk kondisi kesehatan masyarakat pada umumnya. Di Indonesia penyakit jantung koroner menempati urutan teratas dari penyakit degeneratif lainnya.  Penyakit akibat pola hidup yang tidak sehat dalam jangka waktu lama ini dapat menyebabkan kematian mendadak jika tidak ditangani secara cepat dan tepat. Untuk itu tindakan pencegahan sebaiknya dilakukan sedini mungkin, contohnya dengan tetap mengkonsumsi makanan sehat, mengatur jumlah yang dimakan dengan kebutuhan, tetap melakukan olahraga serta menghindari dari kebiasaan yang kurang baik, seperti merokok dan minum minuman beralkohol

 

Keterangan sumber gambar : www/google.co.id

Fungsi gandaFungsi gandaPangan fungsional merupakan pangan yang memiliki fungsi ganda, selain sebagai pangan juga dapat memberikan efek pengobatan, contohnya telur omega-3. Salah satu contoh pangan yang mengandung omega-3 adalah Telur omega-3. Telur yang dihasilkan dari ayam atau unggas lainnya yang berfungsi sebagai sumber protein hewani yang bergizi tinggi kaerna mengandung asam amino esensial dan non esensial lengkap, bahkan jika dilihat dari nilai daya cernanya hampir 100% zat nutrien dari telur dapat diserap oleh tubuh manusia. Telur omega-3 juga memiliki fungsi lain karena mengandung asam lemak tidak jenuh ganda rantai panjang yaitu linolenat, EPA(eicosapentaenoic acid) dan DHA (docosahexaenoic acid) yang merupakan kelompok asam lemak omega-3. Fungsi dari asam lemak tidak jenuh ganda rantai panjang dapat memperbaiki metabolisme lemak dalam tubuh, karena sifatnya yang tidak jenuh maka lemak dalam telur ini tidak memicu pembentukan kolesterol dalam tubuh yang dapat menyebabkan hiperkolesterolemia.Keterangan sumber gambar : www/google.co.id

FattyFattyBagaimana cara memproduksi telur omega-3 ini? Caranya sangat mudah, sama seperti memelihara ayam atau itik pada umumnya, hanya yang berbeda sedikit di pemberian pakannya. Pakan yang diberikan harus mengandung bahan yang beromega-3 juga, seperti diketahui bahwa unggas seperti ayam dan itik adalah ternak monogastrik (berlambung tunggal) yang kualitas produknya sangat tergantung dari input yang masuk kedalam tubuhnya. Contoh bahan pakan yang mengandung omega-3 adalah : limbah dari proses pengalengan/prosesing ikan yang berasal dari perairan dalam seperti ikan lemuru/sarden, salmon dll.

Dengan sedikit penambahan limbah dari pabrik tersebut (2% dari jumlah pakan konsentrat yang diberikan) bisa mengahasilkan 15,44 mg omega-3/butir telur, selain itu kandugan kolesterol telur menurun 14,8 %. Jadi dengan memanipulasi pakan ayam dan itik kita dapat memperoleh 3 keuntungan dari telur yang dihasilkan yaitu: 1) sebagai sumber protein hewani yang tinggi akan kandungan asam amino esensial yang diperlukan tubuh, 2) sumber asam lemak tidak jenuh omega-3 terutama EPA dan DHA yang sangat diperlukan bagi kerja optimal retina mata dan perkembangan otak yang mempengaruhi kecerdasan manusia dan 3) menekan kadar kolesterol dalam tubuh.

IkanIkanDari segi bisnis, produksi telur omega-3 ini masih memiliki peluang besar karena konsumsi protein hewani rakyat Indonesia masih jauh dari standar kebutuhan. Jika ditinjau dari segi biaya produksinyapun dengan penambahan biaya Rp 281,25,- /butir telur tersebut dijual tidak seperti telur biasa dengan dihitung per kg, tapi dengan kemasan berisi 6 atau 10 butir telur per pak dijual dengan harga Rp. 12.000,- per 10 butir jadi terdapat peningkatan penerimaan sebesar Rp 7.200 /kg telur.