PENGGUNAAN PUPUK PETROKALIMAS TERHADAP PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH DI KABUPATEN KENDAL

PENGGUNAAN PUPUK PETROKALIMAS TERHADAP PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH DI KABUPATEN KENDAL
 
Endang Iriani dan Joko Handoyo
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah
 
ABSTRAK
Tanaman bawang merah (Allium ascalonicum, L) merupakan salah satu produk pertanian unggulan Jawa Tengah. Selama periode 1993-2003 luas panen bawang merah di Jawa Tengah meningkat rata-rata 8,66% per tahun dan produksi meningkat rata-rata 7,01% per tahun, ironisnya produktivitas hasilnya mengalami penurunan rata-rata 0,96% per tahun. Usaha yang sering dilakukan untuk meningkatkan produktivitas adalah perbaikan budidaya. Untuk dapat tumbuh dan menghasilkan umbi yang baik Salah satu faktor tersebut adalah kecukupan pupuk bagi tanaman bawang merah akan berpengaruh meningkatkan produktivitas umbi per satuan luas lahan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas dosis pemupukan Petrokalimas pada tanaman bawang merah. Pengkajian penggunaan pupuk Petrokalimas dilaksanakan pada MK 2008 di Desa Purworejo, Kecamatan Wringin arum, Kabupaten Kendal. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan tiga ulangan dengan perlakuan : 1) Kontrol (Pupuk kebiasaan petani), 2) Pupuk Standar Urea 200 kg, ZA 500 kg, SP-36 300 kg, KCl 200 kg/ha, 3) Pupuk Urea 200 kg, ZA 500 kg, SP-36 300 kg, Petrokalimas 200 kg/ha, 4) Pupuk Urea 200 kg, ZA 500 kg, SP-36 300 kg, Petrokalimas 300 kg/ha, 5) Pupuk Urea 200 kgm ZA 500 kg, SP-36 300 kg, Petrokalimas 400 kg/ha. Jarak tanam yang digunakan 15 x 20 cm, menggunakan varietas Bima. Petak percobaan berukuran 200 m2. Parameter yang diamati meliputi : tinggi tanaman, Jumlah anakan, bobot umbi segar dan bobot umbi kering simpan per hektar dan analisa ekonomi. Data agronomis dianalisis dengan Sidik ragam dengan uji beda nyata 5% dan data ekonomi dianalisis menggunakan analisis financial input-output. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa Ketersediaan P2O5 dan K2O pada masing-masing lokasi kajian tinggi, namun ketersediaan N rendah. Penggunaan Pupuk Petro Kalimas sebagai sumber K2O hasilnya tidak berbeda nyata dengan penggunaan pupuk KCl yang direkomendasikan. Peningkatan penggunaan pupuk Petro Kalimas pada tanaman bawang merah dari 300 kg/ha sampai dengan dosis 500 kg/ha, nilai R/C meningkat berkorelasi positif dengan pningkatan dosis pupuk Petro Kalimas. Hasil analisis finansial pada tanaman Bawang Merah yang paling menguntungkan adalah penggunaan pupuk 200 kg/ha Urea + 500 kg/ha ZA + 300 kg/ha SP36 + 200 kg/ha ZK Petro Kalimas dengan nilai R/C Ratio sebesar 3,62.

 

Kata kunci : Petrokalimas, produksi, bawang merah, Kendal