PUPUK CAIR AMINA DALAM MENDUKUNG PROGRAM BUDIDAYA IKAN DI LAHAN TAMBAK

Thohir Zubaidi, Sri Harwanti dan Eli Korlina
ABSTRAK
Dalam kegiatan budidaya ikan, pakan merupakan komponen biaya paling besar dan menyerap sekitar 40 – 60 % dari biaya yang diperlukan untuk produksi. Pakan ikan di tambak bisa berasal dari pakan buatan dan pakan alami. Semakin besar volume pakan buatan yang digunakan, akan semakin besar pula biaya produksi yang dibutuhkan, sehinga petani memilih budidaya dengan pakan alami. Salah satu cara untuk penyediaan pakan alami di kolam adalah dengan pemberian pupuk. Dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah masa plankton dalam kolam. Permasalahan yang dihadapi adalah sering terjadinya kelangkaan pupuk, khususnya jenis Urea dan Sp. Untuk mengatasi permasalahan tersebut PT Ajinex Factory Mojokerto telah memproduksi pupuk organik cair dan bekerjasama dengan BPTP Jawa Timur untuk melakukan uji coba di lahan tambak milik petani di daerah Sidodadi Lamongan. Dari hasil pengkajian diketahui kandungan organisme air pada kolam Amina ditemukan 15 jenis plankton dengan kelimpahan antara 40.001 – 1.386.044 ind./m3, dengan kelimpahan tertinggi ditempati Nauplius M. Macleaya 1 dengan rata-rata 317.666 ind/m3 dan terendah adalah  Nauplius M. Macleaya 3 dengan rata-rata40.001ind./m3, dan kolam Urea ditemukan 11 jenis plankton dengan kelimpahan antara 57.142 – 2.010.130 ind./m3, dengan kelimpahan tertinggi ditempati Nauplius M. Macleaya 4  dengan rata-rata 473.247 ind./m3, sedangkan kelimpahan terendah adalah Dactylopusia sp dengan rata-rata833 ind./m3. Dari hasil pengkajian tersebut terlihat adanya peluang pengembangan pupuk cair amina, namun perlu adanya pengkajian lebih lanjut untuk mengetahui dampak secara menyeluruh terhadap lingkungan kolam percobaan.
Kata kunci : Budidaya ikan, lahan tambak, pupuk cair dan Amina