PENGKAJIAN PENINGKATAN FREKUENSI KELAHIRAN DOMBA EKOR GEMUK SPESIFIK SEPUDI, MADURA

Pendahuluan

Produktivitas induk domba ditentukan oleh litter size, berat lahir, PBBH anak dan berat sapih anak. Untuk meningkatan Indek Produktifitas Induk maka diperlukan perbaikan teknologi pasca beranak, meliputi suplai tambahan pakan pasca beranak dan perawatan kesehatan, diharapkan meningkatkan produktivitas. Pemberian pakancreep feeding pada anak domba diharapkan dapat menekan angka mortalitas anak, apalagi untuk mendapatkan jarak beranak yang semakin pendek diperlukan penyapihan lebih awal (umur 2 bulan). Perlakuan pemberian creep feeding termasuk dalam teknologi pasca beranak

 

Tujuan

Mendapatkan paket teknologi pemeliharaan pasca beranak yang dapat meningkatkan produktifitas induk Domba Ekor Gemuk Spesifik Sepudi yang ditandai dengan dicapainya jarak beranak 7 – 8 bulan.

Sasaran

20 ekor induk domba ekor gemuk asal Pulau Sepudi

Kegiatan

Pengkajian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan yaitu Paket A (pola Petani) dan Paket B (introduksi medium) dan Paket C (introduksi lengkap). Materi yang digunakan adalah 20 ekor induk DEG asal pulau Sepudi. Perlakuan A diulang pada 7 ekor induk dan paket perlakuan B pada 7 ekor induk dan perlakuan C pada 6 induk DEG. Perlakuan meliputi aspek manajemen perkawinan, pakan, menajeman penyapihan dan perawatan kesehatan. Data yang dikumpulkan adalah data teknis yang dianalisa menggunakan anova, dan data ekonomis dengan menggunakan B/C Ratio.

Lokasi Kegiatan

Kebun Percobaan BPTP Jawa Timur di Karangploso Malang.

Waktu Kegiatan

Januari-Desember 2010

Penanggung Jawab

Setiasih, S.Pt, MP